Kamis, 27 Oktober 2011

vaksin imunisasi halal ato gak ya??

Sore ini dari bbman iseng2 sama si adik ipar, dia cerita kalo dia nggak akan kasih vaksin apapun ke bakal calon anaknya nanti (read: doi lagi tekdung 3 bln). waduh gw bingung donk kenapa nih?? emangnya ada masalah???

dia cerita bedasarkan buku karangan jerry D Gray mengenai kehalalan sih vaksin imunisasi itu. Sebenernya gw pernah dengen selentingan soal ini, tapi ngak pernah curious berlebihan soal ini. tapi setelah gw browsing, dapet lah satu situ info disini yg ngebahas soal vaksin2an ini berikut kutipan isi tulisannya:


Vaksin dan Tinjauan Kehalalannya
Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang dilakukan bulan agustus tahun kemarin sempat bermasalah di beberapa wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, dan Banten yang menolak pemberian vaksin karena diragukan kehalalannya.
Memang kalau kita telaah lebih lanjut, masih banyak jenis vaksin yang bersumber dari bahan-bahan yang diharamkan. Seorang pakar dari Amerika mengatakan bahwa vaksin polio dibuat dari campuran ginjal kera, sel kanker manusia, serta cairan tubuh hewan tertentu termasuk serum dari sapi, bayi kuda, dan ekstrak mentah lambung babi. Selain itu, beberapa vaksin juga diperoleh dari aborsi janin manusia yang sengaja digugurkan. Vaksin untuk cacar air, Hepatitis A, dan MMR diperoleh dengan menggunakan fetall cell line yang diaborsi, MRC-5, dan WI-38. Vaksin yang mengandung MRC-5 dan WI-38 adalah beberapa vaksin yang mengandung cell line diploid manusia.
Penggunaan janin bayi yang sengaja digugurkan ini bukan merupakan suat hal yang dirahasiakan pada publik. Sel line yang biasa digunakan untuk keperluan vaksin biasanya diambil dari bagian paru-paru, kulit, otot, ginjal, hati, thyroid, thymus, dan hati yang diperoleh dari aborsi terpisah. Penamaan isolat biasanya dikaitkan dengan sumber yang diperoleh misalnya WI-38 adalah isolat yang diperoleh dari paru-paru bayi perempuan berumur 3 bulan.

danggg... kaya ketampar ngak sih, nah lho jadi janga-jangan vaksin2 yg beredar selama inihh???!! Tapi sebenernya ini masih menjadi pro dan kontra. Sementara kalo pernyataan resmi dari pemerintah jujur aku blm pernah denger jelas mengenai ini. Jadi sebagai orang tua pasti selalu ingin memberikan yang terbaik donk buat anak, tapi gak rela jg kan zat yg diharamkan sama agama malah masuk dalam tubuh anak2 kita naudzubilah minzalik.


lovelove
devireny

Tidak ada komentar:

Posting Komentar